Selasa, 07 Juni 2011

Komunis mengakui adanya tuhan

Komunisme di dasari atas ajaran Karl marx. ia seorang atheisme (seseorang yang tidak mengakui adanya tuhan). dia beranggapan bahwa semua yang ada di dunia ini tercipta dengan sendirinya. itulah kekurangan yang paling mendasar darinya, sehingga pemikirannya banyak yang menentang.

Tentu saya tidak perlu mejelaskan atau membuktikan bahwa tuhan itu ada. karna semua orang sebenarnya percaya bahwa tuhan itu ada. seorang atheisme saja jika dalam keadaan terdesak atau ada sesuatu yang mengancam keselamatan dirinya, ia pasti secara trefleks akan mengingat dan memohon perlidungan dari tuhan.

hidup adalah sebuah pilihan. ya, tugas kita di dunia ini hanya memilah dan memilih, mana yang benar dan mana yang salah. mana yang harus di ikuti dan mana yang harus di jauhi.
pemikiran karl marx memang salah. tapi itu tidak semuanya. dia seseorang yang peduli terhadap nasip orang-orang miskin. dia menciptakan sebuah paham yang dikenal dengan Marxisme. Marxisme merupakan bentuk protes Marx terhadap paham kapitalisme. Ia menganggap bahwa kaum kapital mengumpulkan uang dengan mengorbankan kaum proletar. Kondisi kaum proletar sangat menyedihkan karena dipaksa bekerja berjam-jam dengan upah minimum sementara hasil keringat mereka dinikmati oleh kaum kapitalis. Banyak kaum proletar yang harus hidup di daerah pinggiran dan kumuh. Marx berpendapat bahwa masalah ini timbul karena adanya "kepemilikan pribadi" dan penguasaan kekayaan yang didominasi orang-orang kaya. Untuk mensejahterakan kaum proletar, Marx berpendapat bahwa paham kapitalisme diganti dengan paham komunisme. Bila kondisi ini terus dibiarkan, menurut Marx kaum proletar akan memberontak dan menuntut keadilan. Itulah sisi positif dari pemikiran Karl marx yang ahirnya menjadi dasar komunisme.

"sesuatu yang keluar dari anus ayam tapi itu adalah telur. ambillah. tapi jika yang keluar dari anus ayam itu adalah kotoran. maka jangan diambil"

meski diucapkan oleh siapapun, jika itu baik. ikutilah. tapi jika itu buruk. jauhi. meski itu diucapkan oleh ibumu sekalipun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar